//
you're reading...
Berita, Luar Negeri

Charlie Hebdo Tak Kapok Hina Nabi Muhammad

INILAH.COM, Jakarta – Sebuah majalah satire Prancis Charlie Hebdo nekat menerbitkan edisi khusus berisi kartun kehidupan Nabi Muhammad SAW. Padahal kemunculan gambar Nabi Muhammad ditentang kaum Muslim dan memicu protes di dunia Islam.

Kaum Muslim yakin gambar Nabi Muhammad tidak boleh dibuat dan direkayasa oleh tangan manusia karena dianggap menghina Allah. Namun penerbit majalah Charlie Hebdo mengatakan, edisi setebal 64 halaman yang berjudul “Kehidupan Mohammad” adalah ‘halal’, karena sudah diriset dan disunting oleh para sarjana Muslim serta sejarawan.

“Biografi ini sudah disetujui umat Islam karena sudah diedit orang-orang Muslim. Saya pikir para tetuah Islam tidak menemukan hal-hal yang tidak pantas,” ujar Stephane Charbonnier, penerbit Charlie Hebdo kepada AFP.

Respons dari masyarakat Islam masih belum kelihatan sejauh ini, meskipun di Twitter banyak yang mengkritik edisi Cahrlie Hebdo yang sekarang. Kartun Nabi Muhammad bisa memicu kerusuhan di dunia Islam.

Pemerintah Prancis juga lantang berbicara mengenai kartun ini. “Tak perlu menuang minyak ke api,” ujar juru bicara pemerintah Prancis Najat Vallaud Belkacem kepada televisi France 2.

Pemerintah Turki mengutuk edisi terkini majalah ini dan disebut sebagai ‘kesalahan’. “Memindahkan kehidupan Nabi Muhammad menjadi kartun adalak sebuah kesalahan,” ujar Ibrahim Kalin, penasihat politik Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Charlie Hebdo tetap merasa tak melakukan kesalahan apapun bahkan mengatakan bahwa kartun itu bersifat mendidik. “Sebelum menertawakan karakter ini, sebaiknya lihat dan ketahui diri (Nabi Mohammad). Kami sudah tahu kehidupan Yesus, tapi kita tak tahu sama sekali kehidupan Muhammad,” ujar Charbonnier.

Charbonnier sekarang mendapat ancaman pembunuhan, dan kini dalam perlindungan kepolisian Prancis. Dia diperkirakan bakal menjadi target kemarahan umat Islam dunia yang tak mau menyebut kartun itu sebagai “literatur pendidikan”.

Charlie Hebdo bukan kali ini saja menjadi majalah kontroversial yang melecehkan Islam. Pada September, majalah ini menerbitkan kartun telanjang Nabi Mohammad, yang memicu maraknya protes di 20 negara di dunia. Kedutaan Besar Prancis dan sekolah Prancis di 20 negara saat itu ditutup sementara.

Pada 2011, kantor majalah ini di Paris dilempari bom Molotov setelah menyebut Nabi Muhammad sebagai pemimpin redaksinya pada edisi yang bertajuk “Charia Hebdo”. Interior kantor Charlie Hebdo di Paris rusak centang perenang.

Charbonnier seolah menantang umat Islam di seluruh dunia. Bohong kalau dia lupa kerusuhan yang dipicu oleh video picisan “Innocence of Muslims” yang dibuat secara amatiran oleh seorang Kristen Koptik Mesir yang sudah menjadi warga negara AS.

Ketika itu, tiiga ribu demonstran di Kairo yang mengawali protes di depan kedubes AS di Kairo, merobek bendera AS dan diganti dengan bendera Islam. Demonstran menulis “Tidak ada Tuhan selain Allah” di tembok kedubes.

Protes merebak di seluruh dunia segera setelah video ini ditonton orang dibanyak negara, memangsa nyawa 70 orang demonstran yang menyerang kedubes AS di dunia Arab dan di negara-negara Islam lainnya. [Dari berbagai sumber]

 

http://web.inilah.com/read/detail/1943484/charlie-hebdo-tak-kapok-hina-nabi-muhammad [Diakses tanggal 4 Jan. 2013].

About pujonugroho

islam mind

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: